• MPK SMKN 1 NGAWI
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

RE - ORGANISASI

Re-Organisasi

Reorganisasi berasal dari dua kata yaitu kata re dan kata organisasi, dalam bahasa inggris re berarti kembali dan organisasi yaitu berarti sekumpulan orang yang mempunyai tujuan yang sama, itu berarti reorganisasi adalah melakukan pengorganisasian kembali. Dalam KBBI (kamus besar bahasa indonesia) reorganisasi itu sendiri memiliki beberapa arti seperti penyusunan kembali, perbaikan tatanan, dan penataan kembali.
Segala harapan dan janji-janji terucapkan pada proses ini baik oleh para kandidat calon pengisi kedudukan maupun dari mereka yang kepentingannya terpengaruh oleh kedudukan itu sendiri. Pengaturan komposisi personil merupakan hal yang penting untuk dipikirkan matang-matang demi kelancaran jalannya organisasi. Namun demikian, dalam tingkat yang memiliki cangkupan besar seperti misalnya sebuah negara, terkadang tiap komponen’dijual terpisah’ dan harus ‘dipasang’ demi mengakomodir kepentingan banyak pihak. Meskipun begitu, keserasian dan kesatuan dalam menjalankan tujuan organisasi selalu menjadi tuntutan pasti. Selain agar organisasi tersebut tetap dapat dijalankan, kepercayaan khalayak yang terdampak juga menjadi taruhan.
Proses reorganisasi pun bermacam-macam, ada yang ditunjuk, dipilih berdasarkan suara terbanyak, bahkan diwarisi. Suasananya juga beragam, ada yang tenang dan penuh toleransi, ada yang penuh semangat dalam berkontestasi. Namun sayangnya juga ada yang panas diliputi caci maki. Semua itu berdasarkan sifat dan kesepakatan yang berlaku dalam organisasi itu sendiri.
Untuk itu, proses reorganisasi yang baik sangat diperlukan. Definisi baik memang sangatlah luas. Baik dalam prosesnya diartikan pemilihan tiap kandidat dilakukan seadil mungkin. Penempatannya pun harus tepat sesuai kapasitas kandidat. Jika kandidat dipilih sesuai suara terbanyak, pemilih punya andil dalam hal ini. Untuk mendapatkan kandidat yang baik, maka diperlukan pemilih yang baik pula. Memilih secara objektif dan lepas dari segala intervensi yang tidak sehat entah itu “sogokan uang” ataupun “bagi-bagi proyekan”. Jika dalam pemilihan terdapat panitia, panitia juga punya andil dalam hal ini. Independensi panitia diuji tatkala menghitung suara. Jika goyah, tak heran istilah “democracy for sale” yang diungkapkan oleh Prof. Emil Salim, dosen pasca sarjana UI, akan terjadi. Jika ditelusuri lagi, kesepakatan atau peraturan beserta penegakannya juga punya andil. Peraturan yang banyak celah ataupun penegakan peraturan yang tidak tegas tentu akan menimbulkan masalah. Kompleksitas seperti inilah yang kerap menjadi celah praktik-praktik gelap untuk merebut kursi kepengurusan.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PEMILOS

PEMILOS adalah salah satu program kerja dari MPK (Musyawarah Perwakilan Kelas) SMKN 1 NGAWI yang dilaksanakan setiap tahun dan merupakan bentuk perwujudan budaya demokrasi di SMKN 1 NGA

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 31 kali
SERTIJAB

SERTIJAB Serah Terima Jabatan juga sering disebut dengan akronim "Sertijab" yang memiliki berbagai variasi dalam teknis pelaksanaannya. Menurut tempat pelaksanaannya, Serah Terima Jabat

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 23 kali
APA ITU MPK

MPK adalah suatu organisasi di sekolah yang bertugas mengawasi kinerja OSIS dalam menjalankan tugas-tugasnya selama masa jabatannya berlangsung. Jabatan MPK lebih tinggi

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 24 kali
TUGAS DAN WEWENANG

Tugas dan Wewenang Tugas dan wewenang MPK dalam Keputusan Dirjen PDM Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 239/C/KEP/N/81 tanggal 18 Agustus 1981 yaitu; Mewakili

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 26 kali